JEGA ARUFA


Jalan yang harus ditempuh...

Posisi Silang, Salahkah?

 

         Membicarakan permasalahan gender adalah suatu yang tidak ada habisnya, karena hal ini lekat dengan kehidupan manusia. Manusia memiliki sikap dan sifat yang sering tidak stabil ketimbang dalam keadaan statis dan dinamis. Sehingga, seringkali yang disebut dengan penyimpangan perilaku dan identik dengan persilangan posisi gender terhadap apa yang sudah melekat di tubuhnya secara fisik.

         Apakah sering mendengarkan mengenai banci? Ataukah wajar saja apabila sekarang ini banyak banci berkeliaran malam-malam di jalanan? Nah, hal ini merupakan salah satu bukti bahwa nuansa ketimuran negeri ini mulai dikacaukan dengan hadirnya mereka. Karena budaya yang dimiliki oleh bangsa ini murni dengan adat-adat ketimuran yang sangat identik dengan budi yang tinggi dan kesopanan yang santun.

         Mereka (yaitu orang-orang yang memiliki label laki-laki tetapi berperilaku menyamai perempuan ataupun sebaliknya) yang kebingungan, pada umumnya akan cenderung menentukan keputusannya secara sepihak saja. Ia akan memilih menjadi seorang lelaki/perempuan tulen atau tidak. Yang menjadi permasalahan adalah pertentangan apabila dia memilih menjadi yang “menyimpang”. Beberapa kalangan, mungkin keluarganya akan menjauhi atau bahkan tindakan paling ekstrim adalah mengusir mereka. Hal ini tidak akan terlalu tampak pada kaum urban. Karena aktivitas urban yang begitu padat, membuat individu-individu saling “cuek”, sehingga apa yang dilakukan orang lain meski hal itu adalah penyimpangan, akan dianggap sesuatu yang wajar dan biasa terjadi. Sehingga, sekarang ini, banyak dijumpai orang-orang yang tomboi ataupun lelaki  yang tidak segan berdandan ala perempuan.

         Sebenarnya tidak masalah apabila laki-laki bersifat feminin, seperti memiliki sifat yang lembut, dan sensitif, akan tetapi juga harus memikirkan situasi dan kondisinya. Justru malah menjadi kelebihan tersendiri bagi mereka. Begitu juga dengan sosok perempuan yang tangguh, kuat secara mental dan fisik, itu juga anugerah yang diberikan oleh Tuhan. Semuanya harus disyukuri dengan upaya berperilaku sesuai tuntunanNya.

Tinggalkan Komentar

Nama :
E-mail :
Web : tanpa http://
Komentar :
Verification Code :